BAB 3 PERSONALITY, LIFE STYLE, SELF-CONCEPT (KEPRIBADIAN, GAYA HIDUP, KONSEP DIRI)

Posted: April 7, 2011 in Perilaku Konsumen

Summarized by Sylvani Nugraha (Majoring in Management, The Faculty of Economic and Management – Bogor Agricultural University, Bogor Indonesia)

 

+ TIDAK ADA DUA MANUSIA YANG SAMA PERSIS DALAM SIFAT. MASING-MASING MEMILIKI KEUNIKAN

  • Konsumen akan membeli barang sesuai dengan kepribadiannya
  • Kepribadian dijadikan dasar dalam melakukan pemangsaan pasar
  • Kepribadian untuk program komunikasi

KEPRIBADIAN

KARAKTERISTIK :

1. Kepribadian menggambarkan perbedaan individu

2. Kepribadian menunjukkan konsistensi dan berlangsung lama

3. Kepribadian dapat berubah

TEORI KEPRIBADIAN:

  • Sigmund FREUD

1. ID : Aspek dalam manusia yang sudah ada dari lahir

2. SUPEREGO : Aspek psikologis pada diri manusia yang menggambarkan sifat manusia untuk tunduk dan patuh kepada norma,                                              etika, nilai masyarakat

3. EGO : Unsur yang bisa disadari dna dikontrol oleh manusia

TEORI FREUD dan PEMASARAN

—–> Iklan memakai model wanita yang sexy untuk mendapatkan perhatian konsumen (ID), tapi masyarakat resah karena tidak sesuai dengan etika-etika.

TEORI NEO FREUD (Tidak setuju dengan FREUD)

1. Lingkungan sosial yang berpengaruh dalam pembentukan kepribadian manusia , BUKAN insting manusia

2. Motivasi berperilaku diarahkan untuk memenuhi kebutuhan manusia

UNSUR KEPRIBADIAN

1. Self   2. Personality Traits   3. Kecerdasan   4. Appearance dan Impressions    5. Kesehatan   6. Tinggi, berat, bentuk badan

7. Sikap terhadap orang lain    8. Knowledge     9. Skills   10. Emotional tone and control  11. Nilai   12. Peranan

DIMENSI KEPRIBADIAN

1. Extraversi

2. Menyenangkan

3. Mendengarkan kata hati

4. Kemantapan emosional

5. Keterbukaan terhadap pengalaman

TEORI CIRI (Trait Theory)

1. Menggunakan teknik pengamatan

2. Pelaporan pengalaman diri oleh konsumen

3. Teknik proyeksi

GAYA HIDUP

PSIKOGRAFIK

(Activity, Interest, Opinion)

—-> Inventory Psikografik VALS

  • Seorang pakar ARNOLD MITCHELL
  • VALS 1 —–> Hasil risetnya bahwa persetujuan terhadap isu sosial kurang bisa memprediksi perilaku pembeli
  • VALS 2 —–> Untuk perusahaan sebagai acuan untuk mengembangkan konsep iklan dan strategi produk

Psikografi perkotaan Indonesia meliputi:

1.      Affluence (Pekerja keras, inovatif, proaktif, berani mengambil resiko)
2.      Achiever (sama seperti affluence tetapi tidak suka diperhatikan)
3.      Anxious (pengikut tetapi ambisius)
KONSEP DIRI

Seseorang membeli produk atau jasa untuk membentuk citra diri dan mengekspresikan diri. Totalitas pikiran dan perasaan individu untuk mereferensikan dirinya sendiri sebagai objek, serta konsep diri merupakan penilaian terhadap dirinya sendiri.



Based on Ujang Sumarwan. 2003. Perilaku Konsumen : Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran (Consumer Behaviour : Theory and Application in Marketing)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s